Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)

| Rating: 4.9 | Power Supply

Rangkaian power supply dengan arus besar dapat dibuat dengan menggunakan transistor power dengan kemampuan mengalirkan arus yang besar.  Konsep pembuatan rangkaian power supply dengan arus besar (high current) ini menggunakan konsep tersebut. Pada rangkaian power supply high current ini sumber tegangan diturunkan dengan transformer dengan kapasitas arus yang besar dan disearahkan dengan dioda dengan kapasitas arus yang besar sehingga tinggal menentukan rangkaian regulator tegangan dan arus yang akan digunakan agar dapat mengalikan arus yang besar. Konsep pembuatan rangkaian power supply dengan arus besar atau high current power supply ini dapat dilihat pada gambar rangkaian berikut.

Gambar Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)

Rangkaian power supply dengan arus besar,Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current),Gambar Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current),Daftar Komponen Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current),rangkaian power supply high current,rangkaian power supply,high current power supply,power supply,harga power supply,membuat power supply,kit power supply,modul power supply,jual power supply,cara buat power supply,cara seting power supply,cara pasang power supply,power supply arus besar,power supply arus tinggi

Daftar Komponen Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)

R1 = 680
C1 = 10000 uF/50V
C2,C3 = 1000 uF/50V
C4 = 100nF
C5 = 100 nF
D1 = Dioda Zener
Q1 = 2N3055
BR1 = Dioda Bridge

Pada gambar rangkaian power supply diatas, regulator tegangan yang digunakan adalah sebuah dioda zenner dan penguat arus yang digunakan adalah transistor. Secara garis besar fungsi komponen – komponen pada rangkaian power supply dengan arus besar pada gambar diatas adalah sebagai berikut.

  • Transformer (T1), berfungsi sebagai penurun tegangan dengan kapasitas arus yang besar.
  • Dioda bridge (BR1) dan kapasitor (C1 dan C2) berfungsi sebagai rangkaian penyearah tegangan AC dari transformer. Nilai dioda bridge ini harus lebih besar dari transformer yang digunakan.
  • Resistor (R1) dan dioda zener (D1) berfungsi sebagai regulator tegangan, resistor R1 berfungsi untuk pembatas arus pada dioda zener sekaligus sebagai pemberi bias basis transistor Q1 sedangankan dioda zener sebagai pembatas tegangan basis agar tetap pada level tertentu sesuai dengan dioda zener yang digunakan.
  • Transistor Q1, berfungsi sebagai penguat arus dengan tegangan yang ditentukan oleh dioda zener. untuk meningkatkan kapasitas arus power supply dapat dilkukan dengan menambahkan transistor secara parallel dengan transistor Q1. Transistor Q1 ini membutuhkan pendingi (heatsink) untuk membuang panas yang dihasilkan pada saat rangkaian power supply digunakan.
fungsi dioda zener pada rangkaian regulator, fungsi dioda bridge, cara pasang dioda zener, ic pembatas arus besar, dioda untuk arus besar, sekema pembatas arus ac

Share Artikel : "Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)"

Buat Pesan Untuk Artikel "Rangkaian Power Supply Dengan Arus Besar (High Current)"

0+5= (Plus)