Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor

| Rating: 4.9 | Peralatan Elektronika, Rangkaian Elektronika

Rangkaian pengontrol suhu mesin penetas telor diperlukan untuk menjaga suhu ruang mesin penetas telor agar stabil pada suhu tertentu. Pengontrol suhu mesin penetas telor ini menggunakan sensor temperature berupa thermistor untuk mendeteksi temperature ruang penetas telor. Pada prinsipnya pengontrol suhu ini bekerja dengan cara memonitor suhu/temperaturee ruang penetas telor menggunakan thermistor kemudian membandingkan dengan seting temperature, apabila suhu ruang penetas telor kurang maka rangkaian pengontrol suhu ini akan menyalakan lampu pemanas menggunakan relay. Dan pada saat suhu/temperature runag penetas telor lebih tinggi dari seting suhu/temperature maka rangkaian pengontrol suhu ini akan mematikan lampu pemanas menggunakan relay. Untuk membuat rangkaian pengontrol suhu mesin penetas telor dapat dilihat skema rangkaian dan nilai komponen pada gambar berikut.

Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor

Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor,pengontrol suhu mesin penetas telor,kontrol pemanas mesin tetas telor,kontroler pemanas,pengontrol suhu,kontroler suhu,kontrol temperature,rangkaian pengontrol suhu,skema pengontrol suhu,membuat pengontrol suhu,PCB pengontrol suhu,harga pengontrol suhu,jual pengontrol suhu,kit pengontrol suhu,modul pengontrol suhu,cara buat pengontrol suhu,cara seting pengontrol suhu,cara pasang pengontrol suhu,harga beli pengontrol suhu,pengontrol suhu rakitan,gambar rangkaian pengontrol suhu,pengontrol suhu dengan thermistor,thermistor,rangkaian kontrol pemanas mesin tetas telor,alat untuk mengontrol temperatur penetas telor

Rangkaian pengontrol suhu mesin penetas telor ini merupakan pengontrol suhu elektronik yang dibangun menggunakan komponen utama berupa thermistor, penguat operasional dan driver relay (kontaktor lampu pemanas).

Tegangan output hasil konversi nilai temperature ruang penetas telor dikuatkan menggunakan penguat tegangan transistor TR1 tipe 2S1815 kemudian dibandingkan dengan tegangan referensi menggunakan penguat operasional (Op-Amp) tipe LM319. Tegangan referensi pada pengontrol suhu mesin penetas telor ini dapat diseting menggunakan potensiometer VR1 10KOhm. Apabila tegangan output dari penguat transistor TR1 lebih rendah dari tegangan referensi maka penguat operasional (Op-Amp) akan mengaktifkan relay melalui TR2 2SC1815 untuk menyalakan lampu pemanas ruan penetas telor. Dan pada saat tegangan output penguat transistor TR1 lebih tinggi dari tegangan referensi maka penguat operasional ini akan mematikan lampu pemanas menggunakan relay melalui transistor TR2.

Rangkaian pengontrol suhu penetas telor ini dapat dioperasikan dengan tegangan sumber +12 volt DC. Sensor suhu (thermistor) pada rangkaian ini harus diletakan di posisi yang seimbang agar level temperature selurung bagian ruang penetas telor dapat termonitor dengan baik.

Rangkaian penetas telur, Rangkaian thermostat, rangkaian thermostat penetas telur, cara membuat thermostat, rangkaian penetas telur terbaru, gambar skema rangkaian contaktor, rangkaian thermostat mesin tetas, cara membuat alat pengatur suhu, Skema penetas telur, cara membuat thermostat penetas telur

Share Artikel : "Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor"

2 Komentar Untuk Artikel " Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor" »

  • Ramdhan Mohune says:

    gan… dari semua componennya dioda nga ada nilainya… terus nanti pakai dioda tipe apa ? tolong diconfirm ya..

  • Anwar says:

    Ass.
    Malam Pak…. Artikel yg sangat bermanfaat bagi sy yg memiliki modal pas-pas-an, untuk membuat mesin tetas sendiri..
    karena saya buta sama sekali mengenai elektronik, bisakah saya minta tolong di buatkan dan di kirim ke Jakarta Pak? kira2 biaya pembuatan dan ongkos kirimnya jadi berapa?
    Atas jawabannya sy mohon di Email.

    Salam,
    Anwar

Buat Pesan Untuk Artikel "Rangkaian Pengontrol Suhu Penetas Telor"

5+4= (Plus)