Rangkaian Metal Detektor

| Rating: 4.9 | Peralatan Elektronika

Rangkaian metal detektor merupakan perangkat yang berfungsi untuk mengidentifkasi keberadaan suatu benda dengan bahan logam. Logam yang dapat di deteksi dengan rangkaian metal detektor ini adalah benda logam yang mengandung unsur besi atau dapat mempengaruhi medan magnet. Rangkaian metal detektor atau detektor logam ini dapat digunakan pada sistem security ataupun sebagai alat pencari benda logam. Rangkaian metal detektor ini dioperasikan dengan sumber tegangan DC +9 volt yang diambil dari sebuah batere 9Volt, sehingga dapat digunakan dengan lebih fleksibel. Untuk membuat atau merakit rangkaian metal detektor ini dapat dilihat gambar skema rangkaian dan komponen yang digunakan sebagai berikut.

Gambar Rangkaian Metal Detektor

Rangkaian Metal Detektor,detektor logam,mendeteksi logam,alat pencari benda logam,pendeteksian adanya logam,rangkaian mendeteksi adanya logam,skema metal detektor,PCB metal detektor,alat metal detektor,membuat metal detektor,harga metal detektor,jual metal detektor,kit metal detektor,modul metal detektor,metal detektor rakitan, mengoperasikan metal detektor,harga metal detektor,jual metal detektor,cara buat metal detektor,detektor logam rakitan,alat detektor logam,rangkaian detektor logam,skema detektor logam,membuat detektor logam,kit detektor logam,modul detektor logam,fungsi detektor logam,merakit detektor logam,membuat detektor logam

Rangkaian metal detektor pada gambar diatas menggunakan sensor berupa induktor yang digunakan sebagai tank circuit dari sebuah oscilator. Rangkaian metal detektor pada gambar diatas menadopsi prinsip kerja radio AM super heterodyne dalam mendeteksi logam. Rangkaian metal detektor ini terdiri dari 2 oscilator, mixer, detektor audio dan penguat audio yang dapat diuraikan sebagai berikut.

Oscilator

Rangkaian metal detektor ini menggunakan 2 unit oscilator, dengan oscilator pertama berfrekuensi 5,5 MHz menggunakan ceramic filter dan transistor T1, kemudian sebuah oscilator lagi dengan frekuensi ditentukan oleh induktor L1 dan kapasitor variabel VC1 dan transistor T3. Induktor L1 pada osciltor kedua ini berfungsi sebagai sensor logam, dimana gelombang elektromagnet pada L1 akan terpengaruh adanya logam disekitar L1 tersebut. Pada saat terpengaruh adanya logam disekitar L1 maka frekuensi kerja osciltor T3 akan berubah. Kondisi inilah yang dimanfaatkan sebagai pendeteksian adanya logam.

Mixer

Bagian in berfungsi untuk mencampur kedua frekuensi yang dihasilkan oleh kedua oscilator terbut diatas.  Bagian mixer ini dibangun menggunakan transistor T2. Sinyal output dari mixer ini merupakan hasil modulasi antara sinyal oscilator T1 dan oscilator T3.

Detektor

Rangkaian detektor ini berfungsi untuk memisahkan sinyal dari modulasi sinyal output oscilator T1 dan sinyal output oscilator T3. Rangkaian detektor ini akan mengambil isyarat dari oscilator T3 sebagai sinyal informasi dan membaung isyarat dari oscilator T1. Bagian detektor ini dibangun menggunakan dioda detektor OA 79.

Penguat Audio

Bagian ini berfungsi untuk menguatkan sinyal dari detektor untuk menggerakan sebuah loud speaker kecil sebagai indikator ada tidaknya logam disekitar sensor. Komponen utama penguat audio adalah IC TDA2822 yang dioperasikan dengan tegangan DC 9 volt dari sebuah batere. Suara yang dihasilkan oleh penguat audio ini akan berubah pada saat rangkaian mendeteksi adanya logam.

cara merakit mixer, cara merakit mixer audio, skema mixer rakitan, cara membuat mixer, Cara membuat mixer audio, membuat mixer audio, cara membuat gelombang radio, pengertian metal detector, skema metal detector, cara membuat alat pendeteksi logam sederhana

Share Artikel : "Rangkaian Metal Detektor"

2 Komentar Untuk Artikel " Rangkaian Metal Detektor" »

Buat Pesan Untuk Artikel "Rangkaian Metal Detektor"

0+4= (Plus)